Teknisi PABX adalah layanan teknisi telepon bergaransi untuk pekerjaan Jasa Pasang, Program, Setting, Instalasi, Bongkar, Upgrade, Pindah, Service, Training PABX dengan nomor telepon / sms / whatsapp  0811264460, 0818264460, yang didukung oleh Teknisi PABX berkualitas dan berintegritas, menguasai berbagai merk dan tipe PABX seperti Panasonic, NEC, Transtel, Nitsuko, Ericsson-LG, Goldstar, LG-Nortel, Sahitel, Vitaphone, dan berpengalaman dalam pemasangan dan perbaikan PABX .

Teknisi PABX melayani :

  • Jasa Pasang PABX
  • Jasa Instalasi PABX
  • Jasa Program PABX
  • Jasa Training PABX
  • Jasa Bongkar PABX
  • Jasa Pindah PABX
  • Jasa Upgrade PABX
  • Jasa Setting PABX
  • Jasa Remote PABX
  • Jasa Setting Automated Attendant Yosin dan DSG
  • Jasa Setting Voice Recording System
  • Jasa Setting Voice Logger System
  • Jasa Instalasi dan Setting Billing System  Software
  • Jasa Instalasi dan Setting Call Center
  • Jasa Instalasi dan Setting VoIP Gateway
  • Jasa Instalasi dan Setting Fixed Wireless Terminal (FWT) GSM

Teknisi PABX yang melayani merk :

  • NEC
  • Panasonic
  • Ericsson-LG
  • Transtel
  • Nitsuko
  • Sahitel
  • Vitaphone
  • Favorite
  • Iker
  • Morgen
  • Genex
  • LG-Nortel
  • LG
  • Goldstar
  • Toshiba
  • Yeastar
  • Grandstream
  • Zycoo
  • Newrock

Tipe PABX Panasonic :

  • NS1000
  • NS300
  • HTS32
  • TEM824
  • TES824
  • TEB308
  • TA616
  • TA308
  • T206
  • TDE600
  • TDE200
  • TDE100
  • TDA600
  • TDA200
  • TDA100D
  • TDA100
  • TD500
  • TDN1232
  • HB 1232
  • HB 616
  • HB 308
  • VB9

Tipe PABX NEC :

  • NEAX 2000 IPS
  • SL1000
  • SL2100
  • SV8100
  • SV8300
  • SV9100
  • SV9300
  • Aspila Topaz
  • Aspila EX

Tipe PABX Ericsson-LG :

  • Aria SOHO
  • eMG80
  • LDK-100
  • LDK-300

Tipe PABX Transtel :

  • Lynx
  • TDS Series

IP PBX

Berkat kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), PABX konvensional dikembangkan menjadi PABX berbasis IP, dimana sinyal analog yang digunakan pada jaringan telepon analog dikonversi menjadi sinyal digital yang dapat disalurkan melalui internet protocol (IP). Infrastruktur jaringan juga dapat menggunakan jaringan komputer (ethernet) yang sudah ada sehingga tidak perlu menarik kabel khusus untuk jaringan PABX berbasis IP ini. Perusahaan tidak perlu mengganggu/mengubah infrastruktur komunikasi eksternal yang ada. Sebuah PABX berbasis IP dapat terhubung ke jalur PSTN tradisional melalui gateway VOIP sehingga perusahaan dapat tetap menggunakan nomor telepon regular.

IP PBX adalah Private Branch Exchange (PBX) yang memanfaatkan Internet Protocol, dalam membentuk komunikasi telepon. IP PBX dibangun sebagai konsep jaringan komunikasi generasi masa depan, sebab ia mampu memadukan antar jaringan, seperti jaringan PSTN (jaringan telepon tetap dengan memanfaatkan kabel), jaringan telepon bergerak (GSM/CDMA), jaringan telepon satelit, jaringan Cordless (DECT), dan jaringan telepon berbasis paket Internet Protocol/ATM (Raharja, 2010).

Kehadiran IP PBX telah memberikan kontribusi yang baik pada dunia telekomunikasi. Dengan menggunakan perangkat ini, komunikasi dapat dijalankan dengan lebih efektif dan efisien. Hal ini karena, jumlah line yang digunakan IP PBX, tidak menyesuaikan dengan jumlah telepon yang terpasang, seperti yang diterapkan dalam jaringan PSTN. Oleh karena itu, pemasangan IP PBX dapat menghemat biaya pengeluaran, pembangunan, serta perawatan jaringan (Edvian, 2010). Berikut topologi, untuk menggambarkan perbedaan terkait konsep jaringan PSTN dan IP PBX tersebut.

Konsep Kerja IP PBX

Perangkat IP PBX bergerak, dengan menggunakan metode packet switching, yakni metode yang digunakan dalam memindahkan data di internet, seperti yang telah disinggung pada bab satu. Paket data yang dikirim dengan menggunakan jaringan ini, akan diubah dalam bentuk digital dan dilakukan enkripsi. Selanjutnya, paket dikembalikan dalam bentuk analog (suara), sebelum paket sampai ke tujuan. Pengubahan data dari digital ke analog maupun sebaliknya, dilakukan dengan menggunakan pesawat telepon khusus. Penyebutan pesawat telepon tersebut, untuk masing-masing vendor berbeda, misalnya Vendor Panasonic, mereka menyebutnya key telephone, atau digital phone, sedangkan Network Interface Card (NEC), menyebut perangkat ini multi line terminal, dll (Telemedia, 2014). Dalam implementasinya, perangkat IP PBX membutuhkan sekumpulan nomor ekstensi yang diletakkan pada masing-masing perangkat telepon, baik softphone maupun hardphone. Tujuannya, sebagai identitas untuk melakukan hubungan komunikasi. Identitas harus dalam kondisi terdaftar, agar klien dapat melakukan panggilan ke nomor ekstensi yang lain, melalui server IP PBX (Simatupang, 2015). Pendaftaran tersebut dilakukan dengan memanfaatkan protokol signaling, yakni protokol yang berfungsi menghubungkan dan menjaga lalu lintas data dan suara, agar sampai ke tujuan (Farizqi, 2012).

VoIP

Pengertian VoIP

VoIP merupakan singkatan dari Voice over Internet Protocol. Seperti yang dijelaskan pada sub bab sebelumnya, VoIP adalah salah satu bagian dari perangkat IP PBX, yang digunakan sebagai jalur komunikasi. Ada banyak vendor yang mendukung keberadaan VoIP ini, yaitu Asterisk, Avaya, Cisco, Linksys, Microsoft Office, Nortel, Siemens, dll (Edvian, 2010).

Manfaan VoIP

Dalam bukunya yang berjudul “Membangun Telepon berbasis VoIP”, Winarno Sugeng (2008), peneliti Jaringan Komputer dan Sistem Operasi Linux, menyebutkan, ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari penggunaan VoIP, yaitu:

  • Alokasi bandwidth menjadi lebih efisien
  • Adanya kemampuan untuk menggunakan metode kompresi suara
  • Mampu menggunakan single interface
  • Meningkatkan keandalan jaringan komputer
  • Dapat menekan biaya operasional hingga mendekati gratis (Rp 0,-),

Manfaat yang terakhir itulah, yang ditunggu-tunggu kehadirannya oleh masyarakat. Hanya saja untuk di Indonesia, komunikasi telepon melalui jaringan internet, masih belum 100% gratis. Hal ini dikarenakan, pemakaian internet di Indonesia masih dibebani biaya pulsa. Berbeda dengan kondisi di negara maju, dimana pemakaian internet telah gratis, sehingga pemakaian VoIP pun juga gratis.